berita PAKKI
https://pakki.org/storage/artikel/98-work permit.jpeg

Mengenal Work Permit dan Jenis-Jenis Izin Kerja yang Perlu Kamu Ketahui

Mengenal Work Permit dan Jenis-Jenis Izin Kerja yang Perlu Kamu Ketahui - Izin kerja, atau sering disebut work permit, a...

19 Februari 2025 | Konten ini diproduksi oleh A2K4

Mengenal Work Permit dan Jenis-Jenis Izin Kerja yang Perlu Kamu Ketahui - Izin kerja, atau sering disebut work permit, adalah dokumen yang harus disiapkan sebelum pekerjaan berisiko dilakukan. Tujuannya sederhana, yaitu memastikan semua risiko yang mungkin timbul dari pekerjaan tersebut sudah dievaluasi dan dikendalikan sebelum mulai. Jadi, sebelum bekerja di ketinggian, menangani bahan kimia, atau menggunakan alat berat, kamu butuh izin kerja agar lebih aman.


Kenapa Izin Kerja Penting?

Izin kerja bukan hanya sekadar formalitas. Izin ini diperlukan untuk memastikan bahwa pekerjaan berisiko tinggi dilakukan dengan cara yang aman. Beberapa contoh pekerjaan yang memerlukan izin kerja adalah pengelasan (pekerjaan panas), bekerja di ruang terbatas seperti tangki, atau pekerjaan perbaikan listrik bertegangan tinggi. Tanpa izin ini, potensi kecelakaan bisa meningkat drastis.


Jenis-Jenis Izin Kerja yang Perlu Kamu Ketahui


  1. Izin Kerja Panas (Hot Work Permit): Untuk pekerjaan yang melibatkan panas atau percikan api, seperti pengelasan.
  2. Izin Masuk Ruang Terbatas (Confined Space Entry Permit): Digunakan saat bekerja di tempat tertutup seperti tangki atau silo, di mana ada risiko rendahnya oksigen atau gas berbahaya.
  3. Izin Kerja Listrik (Electrical Work Permit): Dibutuhkan untuk pekerjaan yang melibatkan instalasi atau perbaikan listrik.
  4. Izin Kerja Penggalian (Excavation Permit): Diperlukan saat melakukan penggalian yang berisiko tanah runtuh atau terkena instalasi bawah tanah.
  5. Izin Kerja Khusus (special permit): Diperlukan apabila akan melaksanakan pekerjaan melibatkan kondisi berbahaya, seperti bekerja dengan paparan bahan radioaktif, bekerja di ketinggian, penggalian, atau melaksanakan pekerjaan dengan tingkat potensi bahaya tinggi lainnya.


Bagaimana Proses Izin Kerja?

  • Evaluasi Risiko

Sebelum izin kerja dikeluarkan, semua risiko yang terkait dengan pekerjaan harus dievaluasi terlebih dahulu. Ini termasuk memeriksa apakah alat pelindung diri (APD) sudah sesuai dan menyiapkan rencana darurat.

  • Tanggung Jawab Semua Pihak

Pekerja, supervisor, dan tim keselamatan (HSE) semua harus terlibat. Pekerja harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, sementara supervisor bertanggung jawab memastikan semua persyaratan izin terpenuhi. Tim HSE memastikan standar keselamatan dipatuhi.

  • Pengawasan dan Kepatuhan

Setelah izin diberikan, pekerjaan harus diawasi ketat. Tim HSE akan melakukan inspeksi untuk memastikan semua prosedur berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.

  • Kapan Izin Kerja Diperlukan?


Izin kerja (work permit) diperlukan dalam berbagai situasi yang melibatkan risiko tinggi di tempat kerja. Berikut adalah kondisi lengkap di mana izin kerja harus dikeluarkan sebelum pekerjaan dimulai:


Pekerjaan oleh Kontraktor

Setiap kali pekerjaan dilakukan oleh kontraktor eksternal, izin kerja diperlukan untuk memastikan bahwa mereka mematuhi prosedur keselamatan perusahaan dan memahami risiko yang terlibat.


Potensi Kekurangan Oksigen

Izin kerja diperlukan jika ada risiko kekurangan oksigen (oxygen deficiency) di tempat kerja, misalnya ketika pekerja masuk ke ruang terbatas seperti tangki atau sumur yang berisiko rendah oksigen.


Potensi Atmosfer Mudah Terbakar atau Meledak

Ketika pekerjaan dilakukan di area dengan risiko ledakan atau kebakaran, seperti area yang mengandung gas mudah terbakar, izin kerja harus dikeluarkan untuk memastikan tindakan pencegahan yang tepat diambil.


Suhu Ekstrem atau Tekanan Tinggi

Pekerjaan yang melibatkan suhu ekstrem atau tekanan tinggi juga memerlukan izin kerja, karena risiko cedera atau kecelakaan sangat tinggi di kondisi ini.


Paparan Bahan Kimia Berbahaya

Jika pekerja berpotensi terpapar bahan kimia berbahaya atau beracun, izin kerja diperlukan untuk mengidentifikasi bahaya dan memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.


Memasuki Ruang Terbatas

Pekerjaan di ruang terbatas, seperti tangki, silo, atau ruang tertutup lainnya, memerlukan izin kerja karena adanya risiko terperangkap, kekurangan oksigen, atau paparan gas berbahaya


Bekerja di Ketinggian

Setiap pekerjaan yang dilakukan di ketinggian memerlukan izin kerja untuk mengurangi risiko jatuh dan memastikan penggunaan perlindungan yang tepat, seperti tali pengaman dan jaring pengaman


Perbaikan, Pemeliharaan, atau Pemeriksaan Instalasi Listrik

Aktivitas yang melibatkan perbaikan atau pemeliharaan instalasi listrik, terutama yang bertegangan tinggi, membutuhkan izin kerja untuk mencegah kecelakaan seperti sengatan listrik.


Perbaikan atau Pemeliharaan di Lokasi Berbahaya

Jika pekerjaan dilakukan di area yang mengandung bahan atau kondisi berbahaya, seperti lokasi dengan bahan kimia beracun atau mesin berputar, izin kerja harus dikeluarkan sebelum pekerjaan dimulai


Penggalian Tanah

Pekerjaan yang melibatkan penggalian, terutama di area dengan risiko runtuh atau terdapat instalasi bawah tanah, memerlukan izin kerja untuk menghindari kecelakaan


Mengoperasikan Alat Berat

Pengoperasian alat berat seperti crane, buldoser, atau forklift juga memerlukan izin kerja untuk memastikan bahwa operator memiliki keterampilan yang sesuai dan risiko di tempat kerja dapat diminimalisir.


Kegiatan yang Berhubungan dengan Mesin Berputar atau Bergerak

Aktivitas yang melibatkan mesin berputar atau bergerak memerlukan izin kerja karena adanya risiko terperangkap atau terluka oleh mesin tersebut.


Kegiatan yang Berhubungan dengan Bahan Radioaktif

Pekerjaan yang melibatkan bahan radioaktif, seperti di fasilitas nuklir atau laboratorium, memerlukan izin kerja untuk memastikan perlindungan terhadap radiasi.


Penguncian atau Isolasi Sumber Energi Berbahaya

Saat melakukan penguncian atau isolasi sumber energi berbahaya, izin kerja diperlukan untuk memastikan bahwa semua sumber energi telah dinonaktifkan dan aman sebelum pekerjaan dilakukan.