berita PAKKI
https://pakki.org/storage/artikel/20240612102512.png

RJP: Penyelamat Nyawa dalam Keadaan Genting

RJP, atau Resusitasi Jantung Paru, adalah tindakan pertolongan pertama yang sangat penting untuk menyelamatkan nyawa seseoran...

12 Juni 2024 | Konten ini diproduksi oleh A2K4

RJP, atau Resusitasi Jantung Paru, adalah tindakan pertolongan pertama yang sangat penting untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami henti jantung dan henti napas. Henti jantung terjadi ketika jantung berhenti berdetak, sementara henti napas terjadi ketika seseorang berhenti bernapas. Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak permanen atau bahkan kematian dalam hitungan menit jika tidak segera ditangani.


Pengertian RJP


RJP adalah kombinasi dari kompresi dada dan pernapasan buatan yang bertujuan untuk memulihkan aliran darah dan oksigen ke otak dan organ vital lainnya. Kompresi dada dilakukan dengan menekan kuat dan cepat pada bagian tengah dada untuk membantu jantung memompa darah, sedangkan pernapasan buatan dilakukan dengan memberikan udara ke paru-paru korban melalui mulut atau hidung.


Langkah-Langkah Melakukan RJP

  1. Pastikan Keamanan: Sebelum melakukan RJP, pastikan Anda dan korban berada di tempat yang aman.
  2. Periksa Respon: Periksa apakah korban masih sadar dengan menepuk pundaknya dan bertanya dengan suara keras, "Apakah Anda baik-baik saja?"
  3. Minta Bantuan: Jika korban tidak merespons, segera minta bantuan dengan berteriak atau menelepon nomor darurat (112 atau 119).
  4. Posisikan Korban: Baringkan korban telentang di permukaan yang keras dan rata.
  5. Buka Jalan Napas: Miringkan kepala korban ke belakang dan angkat dagunya untuk membuka jalan napas.
  6. Periksa Napas: Dekatkan telinga Anda ke mulut dan hidung korban, sambil melihat gerakan dada. Jika korban tidak bernapas atau napasnya tidak normal, segera mulai RJP.
  7. Kompresi Dada:
  8. Letakkan pangkal telapak tangan Anda di tengah dada korban, di antara puting susu.
  9. Letakkan telapak tangan lainnya di atas tangan pertama dan jalin jari-jari Anda.
  10. Posisikan bahu Anda tepat di atas tangan Anda dan tekan dada korban sedalam 5-6 cm dengan kecepatan 100-120 kompresi per menit.
  11. Pernapasan Buatan:
  12. Setelah 30 kompresi dada, berikan 2 kali pernapasan buatan.
  13. Tutup hidung korban dengan jari-jari Anda, rapatkan mulut Anda ke mulut korban, dan tiupkan udara secukupnya hingga dada korban terangkat.
  14. Lanjutkan RJP: Lanjutkan siklus 30 kompresi dada dan 2 pernapasan buatan hingga bantuan medis tiba atau korban mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti bergerak, membuka mata, atau bernapas normal.


Pentingnya Pelatihan RJP

Pelatihan RJP sangat penting karena dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan Anda dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti jantung. Banyak organisasi dan lembaga yang menyediakan pelatihan RJP, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI). Dengan mengikuti pelatihan RJP, Anda dapat menjadi penyelamat nyawa di saat-saat genting.