Kenali Bahaya Bekerja Pada Confined Space!
Bekerja di confined space (ruang terbatas) merupakan salah satu pekerjaan yang paling berisiko di berbagai industri. Confined...
26 Juni 2024 | Konten ini diproduksi oleh A2K4
Bekerja di confined space (ruang terbatas) merupakan salah satu pekerjaan yang paling berisiko di berbagai industri. Confined space adalah area yang memiliki akses masuk dan keluar yang terbatas serta tidak dirancang untuk aktivitas kerja manusia dalam jangka panjang. Berikut beberapa bahaya yang perlu dikenali saat bekerja di confined space:
- Kekurangan Oksigen: Ruang terbatas seringkali memiliki sirkulasi udara yang buruk, yang dapat menyebabkan kadar oksigen turun ke tingkat yang berbahaya. Hal ini bisa mengakibatkan sesak napas, pusing, hingga kehilangan kesadaran.
- Kebocoran Gas Beracun: Confined space bisa mengandung gas beracun seperti karbon monoksida, hidrogen sulfida, atau gas lain yang bisa berbahaya atau bahkan mematikan jika terhirup.
- Risiko Ledakan: Gas yang mudah terbakar atau bahan kimia di ruang terbatas dapat memicu ledakan jika ada sumber api atau percikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memantau kondisi lingkungan dan menggunakan peralatan yang tidak memicu api.
- Kondisi Termal Ekstrem: Ruang terbatas bisa mengalami perubahan suhu yang ekstrem, baik panas maupun dingin, yang dapat mempengaruhi kesehatan pekerja dan efisiensi kerja.
- Keterbatasan Gerak: Ruang terbatas biasanya sempit dan membatasi gerakan, yang bisa membuat evakuasi darurat sulit dan meningkatkan risiko cedera fisik karena keterbatasan ruang untuk bergerak.
- Kesulitan Komunikasi: Komunikasi di dalam confined space seringkali terganggu oleh ruang yang sempit dan jauh dari permukaan, membuat koordinasi antar pekerja menjadi sulit dan dapat menghambat respon cepat dalam situasi darurat.
- Bahaya Mekanis dan Struktural: Ada risiko jatuh, tertimpa benda, atau terjebak dalam mesin atau struktur yang ada di ruang terbatas. Pekerja harus selalu waspada terhadap kondisi sekitar dan potensi bahaya mekanis.
- Kondisi Lantai yang Tidak Stabil: Lantai di ruang terbatas bisa licin, berlumpur, atau tidak rata, yang dapat menyebabkan kecelakaan seperti tergelincir atau terjatuh.
Langkah-langkah Pencegahan:
- Pelatihan Khusus: Pekerja harus mendapatkan pelatihan khusus mengenai prosedur keselamatan bekerja di confined space.
- Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD): Alat pelindung diri seperti masker, helm, sarung tangan, dan alat bantu pernapasan harus digunakan sesuai kebutuhan.
- Pemantauan Atmosfer: Menggunakan alat pemantau atmosfer untuk mendeteksi kadar oksigen, gas beracun, dan bahan mudah terbakar.
- Rencana Evakuasi Darurat: Memiliki rencana evakuasi yang jelas dan memastikan pekerja mengetahui langkah-langkah yang harus diambil dalam keadaan darurat.
- Komunikasi yang Efektif: Menggunakan sistem komunikasi yang efektif antara pekerja di dalam dan di luar ruang terbatas.
- Penerapan Prosedur Kerja yang Aman: Mengikuti prosedur kerja yang telah ditetapkan untuk mengurangi risiko bahaya.
Dengan memahami bahaya dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, risiko bekerja di confined space dapat diminimalkan, sehingga keselamatan pekerja tetap terjaga.