Dalam praktik K3, risk register sering kali berhenti sebagai alat kualitatif: matriks probabilitas × dampak, kategori low–medium–high, lalu daftar kontrol. Masalahnya, ketika risiko harus dibawa ke forum manajemen atau pengambilan keputusan investasi, bahasa kualitatif ini sering kalah dengan angka rupiah.
Di sinilah monetisasi risk register menjadi relevan. Dengan mengonversi risiko K3 ke nilai Expected Loss (EL), praktisi dapat menjembatani dunia teknis K3 dengan logika bisnis dan finansial, tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.
Artikel ini membahas pendekatan Expected Loss (P × I), metode kalibrasi probabilitas dan severity, serta penggunaan skenario sensitivitas (best/base/worst) untuk meningkatkan kualitas keputusan.
Expected Loss (EL) adalah nilai kerugian rata-rata yang diharapkan dari suatu risiko dalam periode tertentu. Secara sederhana:
Expected Loss = Probabilitas kejadian (P) × Dampak finansial (I)
Dalam konteks K3:
Dengan pendekatan ini, risk register tidak lagi hanya menjawab “seberapa berbahaya”, tetapi juga “berapa potensi kerugian yang kita ekspos”.
Tantangan utama adalah menerjemahkan probabilitas kualitatif menjadi angka yang defensible. Pendekatan yang umum dan dapat dipertanggungjawabkan adalah annualized probability, yaitu peluang kejadian per tahun.
Contoh kalibrasi:
Level ProbabilitasDeskripsi OperasionalNilai P (per tahun)RareTerjadi < 1x dalam 10 tahun0,05UnlikelyTerjadi 1x dalam 5–10 tahun0,10PossibleTerjadi 1x dalam 2–5 tahun0,30LikelyTerjadi 1–2x per tahun0,70Almost CertainTerjadi beberapa kali per tahun1,00
Penentuan ini idealnya berbasis kombinasi:
Yang penting bukan angka “paling akurat”, melainkan angka yang konsisten dan transparan asumsi-nya.
Severity tidak boleh hanya dipersempit pada biaya medis. Untuk analisis yang matang, dampak perlu mencakup:
Contoh severity band:
Level DampakDeskripsiNilai Dampak (Rp)MinorFirst aid, tanpa lost time10.000.000ModerateMedical treatment, LTI100.000.000MajorCacat permanen / kerusakan besar1.000.000.000SevereFatality tunggal5.000.000.000CatastrophicMultiple fatality / shutdown besar20.000.000.000
Angka ini tidak universal. Setiap organisasi perlu menyesuaikan dengan skala bisnis, regulasi lokal, dan risk appetite.
Misalkan risiko: jatuh dari ketinggian pada pekerjaan maintenance.
Maka:
Expected Loss = 0,30 × 5.000.000.000 = Rp 1.500.000.000 per tahun
Angka ini dapat langsung dibandingkan dengan:
Jika biaya kontrol hanya Rp 300 juta per tahun, secara ekonomi mitigasi sangat rasional.
Karena probabilitas dan dampak selalu mengandung ketidakpastian, Expected Loss sebaiknya tidak berdiri sebagai satu angka tunggal. Di sinilah analisis sensitivitas berperan.
Pendekatan sederhana namun efektif adalah menggunakan tiga skenario:
SkenarioProbabilitas (P)Dampak (Rp)Expected Loss (Rp)Best Case0,103.000.000.000300.000.000Base Case0,305.000.000.0001.500.000.000Worst Case0,708.000.000.0005.600.000.000
Manfaat utama pendekatan ini:
Monetisasi risk register bukan tentang “mengkomersialkan keselamatan”, tetapi tentang:
Ketika risiko K3 dapat diterjemahkan ke rupiah, diskusi berubah dari “ini penting untuk keselamatan” menjadi “ini keputusan bisnis yang rasional”.