berita PAKKI
https://pakki.org/storage/artikel/27-Cover LSP (2).jpg

Longsoran Lubang Raksasa di Aceh Tengah Mengarah ke Sungai, Kementerian PU Siapkan Penanganan Terpadu

Lubang raksasa yang berada di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus mengalami pembesaran. Longsora...

09 Februari 2026 | Konten ini diproduksi oleh A2K4

Lubang raksasa yang berada di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus mengalami pembesaran. Longsoran di sekitar lokasi masih terjadi dan pergerakan tanah kini mengarah ke aliran sungai, sehingga meningkatkan risiko meluasnya area terdampak.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan akan melakukan sejumlah pekerjaan teknis untuk menahan laju longsoran. Penanganan tidak hanya difokuskan pada area lubang raksasa, tetapi juga pada pengendalian aliran sungai agar air tidak lagi mengarah ke lokasi longsor.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan, hasil studi bersama antara Kementerian PU dan Universitas Syiah Kuala menunjukkan adanya indikasi aliran air Sungai Peusangan yang masuk ke area lubang. Aliran air ini dinilai berpotensi memperparah longsoran jika tidak segera ditangani.

“Sungai Peusangan kita tangani supaya dia nggak datang ke sini, karena terindikasi dari tim studi bersama antara Kementerian PU dan Universitas Syiah Kuala teridentifikasi kalau ada sisipan air sungai itu lari ke sini,” ujar Dody Hanggodo, dikutip dari detikSumut, Jumat (6/2/2026).

Selain sungai, Kementerian PU juga akan menangani gua yang berada di dekat jalan alternatif. Gua tersebut diketahui dalam kondisi basah, yang menandakan adanya aliran air aktif di bawah permukaan tanah. Kondisi ini berisiko mempercepat terjadinya longsoran lanjutan.

“Itu kita akan tutup. Di dekat sungai kita akan bikin tutupan. Di antara gua dan kemudian jalan alternatif kita akan bikin grouting supaya air tidak masuk ke situ dan tidak lari ke sini,” jelasnya.

Pekerjaan penanganan ini akan segera dilakukan untuk mencegah longsoran meluas hingga ke area perkebunan milik warga. Saat ini, dampak longsor sudah cukup signifikan karena memutus jalan antarkabupaten yang menghubungkan Blang Mancung, Aceh Tengah, dengan Simpang Balik, Kabupaten Bener Meriah.

Dody menegaskan, percepatan pekerjaan menjadi kunci agar kondisi tidak semakin memburuk. Ia berharap langkah-langkah teknis yang dilakukan dapat menghentikan perluasan longsoran di kawasan tersebut.

“Dengan ada beberapa hal yang kita kerjakan, harapannya memang ini tidak akan melebar lagi. Makanya saya suruh kerja cepat supaya ini tidak lebih melebar lagi,” ujarnya.